Pengkajian ASMA Bronko


M. Wahyu NC
Data
Kemungkinan Penyebab
Masalah
Obyektif
§   Sesak nafas          Pernafasan cuping hidung
§   Pengangkatan bahu sewaktu bernafas
§   Weezing +
§   PCO2 : 47, 5. HCO2 : 28,7
§   HR : 100 x / mt.
§   RR : 32/ mt.
Subyektif

§   Merasa sulit bernafas .
§   Merasa seperti tercekik

Bronkospasme

Gangguan  pertukaran gas

Obyektif
v           Batuk +
v           Sputum +
v           Ronkhi
Subyektif
   Sulit dikeluarkan
Sputum Kental
Tak efektif Bersihan jalan nafas
Obyektif
Keringat banyak
Sesak nafas
Keringat banyak
RR : 32 X/ mt
Produksi urine 400 cc
Subyektif
Merasa haus
Hiperventilasi
Resiko Kekurangan Cairan










DIAGNOSA KEPERAWATAN
1.         Gangguan pertukaran gas b.d. bronkhspasme
2.         Inefektif bersihan jalan nafas b.d. peningkatan produksi mulkus, sekresi kental
3.         Resiko kekurangan cairan b.d. hiperventilasi dan diaphoresis

 INTERVENSI DAN RASIONALISASI
1.         Gangguan  Pertukaran gas b. d. bronkhopasme.
a)      Pemberian supplement oksigen 4 L/mt
Rasional : Mengurangi beban kerja otot –oto pernafasan
b)      Tempatkan klien pada posisi flowers
Rasional : Memungkinkan ekspansi paru lebih baik
c)      Pemberian obat inhalasi dengan nebulizer (Ventolin 2,5 mg)
Rasional : Bronkhus menjadi dilatasi karena ventolin bersifat bronkhodilator.
d)     Pemberian aminophilin drip dan amp . alm 500 cc Nacl + Bricasma 3 x ½ amp . s.c.
Rasional : Aminophilin  melebarkan bronchus dengan merangsang peningkatan produksi sat kimia yang menghambat penyempitan otot bronchial.
2.         Inefektif bersihan jalan nafas b.d peningkatan  produksi muks, seleresi kental.
a)      Latihan nafas dalam dan bentuk efektif
Rasional : membantu mengeluarkan mucus dan membantu ekspansi  paru, mencegah eteletasis.
b)      Fisioterapi dada
Rasional : Membantu mlepaskan perlengketan mukus pada saluran nafas.
c)      Pemberian bisolvon sirup 3 X 1 cth
Rasional : Mengaktifkan villi – villi pada saluran nafas agar dapat membantu mengeluarkan mukus .
d)     Pemberian injeksi  dexamethason 3 X 1 amp. IV.
Rasional : Membantu mengurang peradangan  lapisan mukosa bronchial
3.         Resiko kekurangan cairan b. d.  hiperventilasi dan diaporesis
a.       Pemberian infus Nacl 500 cc / 12 jam 15 tt/ mt
         Rasional : Untuk memungkinkan rehidrasi yang cepat dan dapat mengkaji keadaan vaskuler untuk pemberian obat –obatan darurat.
b.      Menganjurkan minum banyak
        Rasional : membantu memenuhi kebutuhan cairan dan membantu mengeucerkan mukus.
c.       Memantau intake dan out put
        Rasional : Untuk mengomtrol akan kebutuhan cairan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2011 PAKAR BANGSA - All rights reserved. PIK REMAJA KECAMATAN PASEKAN INDRAMAYU